Sakit Gula, Doli Sarankan Setya Novanto Mundur Jadi Ketum Golkar

Sakit Gula, Doli Sarankan Setya Novanto Mundur Jadi Ketum Golkar

28
0

Ketua Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyarankan Setya Novanto untuk mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar jika benar mengidap beberapa penyakit. Kemarin, Novanto mangkir dari panggilan pemeriksaan perkara korupsi e-KTP yang dijadwalkan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan alasan sakit.

“Apabila benar sakit, sebaiknya SN meletakkan jabatan dan mundur sebagai Ketua Umum. Dalam bahasa AD/ART itu masuk kategori “berhalangan tetap” namanya. Kita ikhlaskan SN fokus menghadapi sakitnya dan kasus hukumnya,” kata Doli melalui pesan singkat kepada Tempo, Senin, 11 September 2017.

Dalam surat keterangan dokter yang diantarkan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham ke kantor KPK hari ini, disebutkan Novanto terkena penyakit vertigo, gula, ginjal, dan jantung. Menurut Doli, dengan penyakit tersebut tentu Novanto akan susah mengerjakan tugas-tugasnya sebagai ketua umum partai.

Namun, kata Doli, sungguh tercela jika Novanto hanya berpura-pura sakit agar bisa mangkir dari pemeriksaan KPK. “Itu akan semakin menambah malu muka Golkar karena dianggap tidak menghargai proses hukum yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Doli mengatakan KPK harus memastikan kebenaran penyakit Novanto ini. Sebelumnya, ia sudah menduga Novanto tidak akan memenuhi panggilan komisi antirasuah tersebut. Kader Golkar yang dipecat Novanto ini mengaku mendapat informasi bahwa dalam beberapa hari belakangan Novanto tampak baik-baik saja dan hadir di beberapa pertemuan.

Doli juga menyoroti diantarkannya surat oleh Idrus Marham yang didampingi beberapa pengurus Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar. Ia menilai sikap Idrus berpotensi menimbulkan kecurigaan Golkar terlibat dalam kasus yang sedang disangkakan kepada Novanto.

“Kasus e-KTP ini tuduhannya kepada SN pribadi atau bersama Idrus Marham atau terhadap Golkar? Kenapa jadi institusi Golkar dibawa-bawa dan ditempatkan berhadapan dengan KPK?,” kata Doli.

Setya Novanto dikabarkan sakit dan kini dirawat di Rumah Sakit Siloam, Semanggi. Selain pemeriksaan hari ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI ini juga dipastikan melewatkan sidang perdana gugatan praperadilan yang diajukannya pada Selasa, 12 September di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut dilayangkannya karena tak terima atas penetapannya sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

Sumber : tempo.co

LEAVE A REPLY