Makassar Tuan Rumah CSS XVII, Danny Harap Sanitasi Jadi Otoritas Kota

Makassar Tuan Rumah CSS XVII, Danny Harap Sanitasi Jadi Otoritas Kota

64
0

BHARATA RADIO, Makassar – Pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XVII yang dirangkaikan dengan Munas III Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) memilih Makassar sebagai tuan rumah. Kegiatan ini akan mulai berlangsung pada 12-15 Desember 2017 di Hotel Sheraton.

Kegiatan ini turut dihadiri Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Diah Indrajati, Direktur Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgiyanti, Wali Kota Balikpapan yang juga Ketua Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) HM Rizal Efendi, Direktur Pengembangan Pengelolaan Lingkungan Pemukiman Kementerian PUPR Dodi Krispatmadi, Tim Manager Urban Sanitation Development Program (USDP).

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sebagai tuan rumah, memberi penyambutan kepada seluruh peserta yang sebagian besar merupakan Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta jajaran petinggi dari kementerian terkait dengan menggelar jamuan makan malam ditempat kegiatan berlangsung.

Danny sapaan akrab Moh. Ramdhan Pomanto berharap kegiatan bergengsi tersebut bisa melahirkan sebuah rekomendasi yang diberi nama “Deklarasi Makassar” untuk membangun Indonesia kedepan.

“Persoalan otoritas saja jadi persoalan besar, maka saya berharap ada kesepakatan di antara kita, perlu aspirasi bersama misalnya kita minta (ke pusat) pengelolaan drainase itu diberikan ke kota,” jelas Danny.

Danny menambahkan perlu penyelesaian banyak masalah, baik tentang otoritas. Dirinya mencontohkan, saat menerima laporan genangan di suatu tempat, akan sangat sulit diatasi sementara tempat penyebab genangan panjang itu rata-rata menjadi otoritas pemerintah pusat. Kanal otoritas pemerintah pusat, drainase primer otoritas pemerintah provinsi, sementara kota hanya kebagian sekundernya.

“Sanitasi menjadi persoalan kita semua termasuk di Makassar. Makassar memulai membenahi dengan membentuk satgas-satgas drainase di lorong-lorong,” ucapnya.

“Saat ini sistem sanitasi kita diuji, tapi alhamdulillah di Makassar kalau pun ada genangan tidak lebih dari satu atau dua jam. Karena itu kita dapat Sanipura Award dari AKKOPSI, kami akan pertahankan itu,” tutur Danny yang juga berlatar belakang arsitek.

LEAVE A REPLY