Demo Antipemerintah di Iran Tewaskan 14 orang, Termasuk Satu Polisi

Demo Antipemerintah di Iran Tewaskan 14 orang, Termasuk Satu Polisi

114
0

Unjuk rasa di Iran hingga Senin (01/01) malam sudah menewaskan 14 orang, termasuk seorang anggota polisi. Presiden Hassan Rouhani pada hari Minggu (31/12) -dalam komentar pertamanya tentang protes yang menentang pemerintah itu- memperingatkan bahwa kekerasan tidak akan ditoleransi.

Presiden Rouhani menyadari adanya keluhan atas situasi ekonomi, kurangnya transparansi maupun korupsi sambil sekaligus membela kebijakannya.

Rakyat, menurutnya, sepenuhnya bebas untuk mengungkapkan kritik atas pemerintah atau menggelar aksi unjuk rasa dengan ‘cara yang bisa mengarah pada peningkatan kondisi negara’ dan memperingatkan penentangan atas aksi kekerasan.

Ada kemarahan yang meluas dan bergelora di Iran, di bawah penindasan dan memburuknya perekonomian. Sebuah kajian oleh BBC Persia menemukan secara rata-rata orang Iran lebih miskin 15% selama 10 tahun belakangan.

Unjuk rasa tetap terbatas dalam kantong-kantong kecil dan sebagian besar pengunjuk rasa adalah kaum muda pria yang menuntut mundurnya rezim ulama. Banyak kaum muda yang turun dalam unjuk rasa terbesar sejak protes menentang hasil pemilu 2009 lalu.

Beberapa pengunjuk rasa menyerukan kembalinya sistem kerajaan dan putra mantan Syah Iran, Reza Pahlevi, yang mengasingkan diri ke Amerika Serikat sudah mengeluarkan pernyataan mendukung pengunjuk rasa.

Sumber : detik.com

BERBAGI
Artikel sebelumya27 Pemain PSM Ikuti TC di Bali
Artikel berikutnyaBharata 2018

LEAVE A REPLY